MAKASSAR, 8 Maret 2026 – Semangat optimisme membuncah di Mushalla Mappakabaji, Kampung Matoa, Makassar. Sebanyak 100 anak jalanan dan pemulung mengikuti program Pesantren Jalan Cahaya yang digelar atas kolaborasi BAZNAS RI bersama Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan.
Acara yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Ahad (7-8 Maret 2026), ini bertujuan untuk memberikan pembinaan keagamaan sekaligus motivasi hidup bagi kelompok masyarakat marjinal yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan dan dakwah formal.
Pesan Kuat dan Komitmen LDK PWM Sulsel
Ketua LDK PWM Sulsel, Prof. Dr. Nurhidayat M. Said, M.Ag., hadir langsung memberikan penguatan psikologis dan spiritual kepada para peserta. Beliau menekankan bahwa latar belakang ekonomi bukanlah penghalang untuk memiliki mimpi besar melalui pendidikan.
“Jangan pernah merasa kecil hati. Belajar adalah hak setiap insan, dan melanjutkan pendidikan adalah kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan. Pesantren Jalan Cahaya ini adalah wasilah bagi anak-anakku semua untuk melihat masa depan yang lebih cerah,” ujar Prof. Nurhidayat.
Lebih lanjut, beliau menegaskan keberlanjutan peran lembaga dalam menyentuh akar rumput.
“LDK PWM Sulsel berkomitmen penuh untuk terus membina kaum marjinal. Dakwah kami tidak boleh hanya berhenti di mimbar-mimbar formal, tapi harus hadir menyentuh mereka yang berada di pinggiran, memberikan pendampingan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat rentan di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar,” tegasnya.
Dakwah Inklusif untuk Masyarakat Rentan
Program ini menyasar kelompok masyarakat rentan di kawasan Kampung Matoa yang mayoritas bekerja sebagai pemulung. Selama kegiatan, para peserta tidak hanya diajarkan dasar-dasar agama, tetapi juga diberikan pendampingan karakter agar tetap bersemangat menempuh jalur pendidikan formal maupun non-formal.
Langkah ini merupakan perwujudan sinergi BAZNAS RI dan LDK PWM Sulsel dalam menghadirkan solusi konkret bagi problematika sosial-keagamaan di wilayah tersebut.
Tentang Pesantren Jalan Cahaya
Pesantren Jalan Cahaya merupakan inisiatif kolaboratif untuk menghadirkan pembinaan intensif bagi komunitas akar rumput. Melalui lingkungan yang suportif di Mushalla Mappakabaji, diharapkan muncul bibit-bibit generasi baru yang tangguh secara mental dan kuat secara iman meski tumbuh di tengah tantangan hidup yang berat.





